Mesir Dapatkan Asupan Ekspor Kopi Yang Berasal Dari Indonesia

Berita Informasi
ekonomi.bisnis.com

Mesir Dapatkan Asupan Ekspor Kopi Yang Berasal Dari Indonesia – Ketua PCIM Mesir Umair Fahmiddin menyatakan Indonesia telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk mengekspor kopi dan rempah-rempah ke Mesir. Transaksi tersebut dilakukan melalui yayasan amal PT Eshan Agroindo Mulia (Agrorina) dan PCIM Mesir dan Muhammadiyah BTM BiMU Lampung.

Mesir Dapatkan Asupan Ekspor Kopi Yang Berasal Dari Indonesia

cairoportal – “Kedepannya, PCIM tidak hanya akan menumbuhkan sekelompok sarjana yang matang secara ilmiah, tetapi juga memiliki kemampuan finansial. Selain itu, kerjasama ini sebagai upaya untuk menjaga misi PCIM dan Markaz Dakwah sebagai center of excellence,” ujar Umair Fahmiddin.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ekspor dilakukan secara online. Ketua Dewan Ekonomi dan Kewirausahaan PP Mohammedia, Hery Zudianto, hadir dalam pertemuan tersebut. Ketua PP Mohammedia, Ante Abbas, Duta Besar Indonesia untuk Mesir, dan Duta Besar Indonesia untuk Kedutaan Besar Mesir Komisaris Perdagangan Lut Ruf, Irman Adi Purwanto (Irman Adi Purwanto), Muhammadiyah Lampung (Muhammadiyah Lampung) dan sekretaris beberapa partai politik lainnya.

Citranya juga muncul dalam budaya dan karya budaya Renaisans Barok, termasuk patung, lukisan, puisi, dan drama William Shakespeare “Antonio” dan “Cleopatra” (1608) dan pertunjukan opera Julio Se Saree (1724) dan pertunjukan lainnya. George Friedrich Händel (Georg Friedrich Händel). Di era modern, sejak Cleopatra menjadi ikon budaya pop di Mesir, citra Cleopatra telah muncul dalam seni praktis dan karya seni murni, olok-olok satir, film-film Hollywood seperti Cleopatra (1963) dan Banyak produk dalam brand image. Di era Victoria di Inggris.

Ketua PP Muhammadiya yaitu Anwar Abbas juga mendukung dengan adanya rencana kerjasama ekspor kopi serta rempah-rempah tersebut. Ia berharap upaya ini menyukseskan misi internasional Muhammadiyah di bidang ekonomi. Dubes Rufi Ruf mengungkapkan fakta menunjukkan bahwa Mesir merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Afrika Utara. Ia melanjutkan, kerja sama ekspor dengan Mesir memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Mesir dengan jumlah penduduk 101 juta mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 3%. Ini adalah peluang. Volume perdagangan Indonesia adalah 1,062 miliar dolar AS pada tahun 2020, dan neraca perdagangan ini surplus.

Elly Kasim, perwakilan BTM BiMU Lampung, mengatakan selama ini peredaran uang hanya di satu atau dua titik, sehingga kemakmuran tidak merata di masyarakat. Ia berharap lahan pertanian yang diusahakan oleh rakyat kecil di pulau-pulau tersebut dapat dinikmati hasil buah keluarga.

Muhammad Fauzi, Presiden Direktur dan Direktur Agrorina, mengungkapkan kerjasama ekspor semacam ini memberikan nilai tambah. Ia mengatakan, bermitra dengan UMKM bisa memulai kegiatan ekonomi dari level paling bawah.

Peningkatan Expor Kopi Indonesia ke Mesir

Selama pandemi Covid-19, ekspor produk kopi Indonesia ke Mesir meningkat sebesar 21%. Nilai ekspor Januari-Februari 2020 mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan Mesir terhadap produk kopi Indonesia masih tinggi dan belum mengalami kendala. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan eksportir kopi Indonesia optimistis akan terus menyediakan kopi sesuai dengan kontrak dagang yang ditandatangani pembeli Mesir pada Indonesia Trade Fair (TEI) 2019.

Bahkan, beberapa kontrak impor akan dinegosiasikan bulan depan dan akan segera dikirim ke Mesir antara April hingga Mei 2020. Pemerintah Mesir bahkan menyederhanakan impor komoditas pangan selama periode Covid-19, seperti memudahkan pengeluaran barang di pelabuhan. Pada saat yang sama, Kasan, Direktur Badan Pengembangan Ekspor Nasional, menjelaskan pada Maret lalu. Pada tahun 2020, 18 kontainer telah dikirim ke Mesir, dan pada April 2020, 12 kontainer telah diekspor. “Peningkatan ekspor kopi Indonesia ke Mesir pada awal tahun 2020 ini merupakan komitmen kontrak perjanjian perdagangan yang ditandatangani oleh para pengusaha kopi Indonesia. Bisnis kopi dengan Mesir,” ujarnya.

Kasan juga menyebutkan salah satu kontrak dagang tersebut adalah kontrak antara perusahaan Mesir, grup importir kopi Mesir, dan PT. Asal Jaya (Malang-Jawa Timur) menandatangani kontrak perdagangan $ 50 juta. Kontrak perdagangan dicapai pada ICE BSD Trade Fair 2019 di Tangerang, Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada Februari 2020, Indonesia merupakan negara pengekspor biji kopi terbesar ke Mesir, dengan nilai ekspor USD 12,62 juta. Nilai tersebut meningkat 21,75% dari 10,36 juta dollar AS pada periode yang sama tahun lalu. Ia mengatakan: “Dibandingkan dengan 5.615 ton pada Februari 2019, volume Februari 2020 meningkat 29,53% atau 7.274 ton,”

Sementara itu, menurut catatan Badan Pusat Statistik Mesir tahun 2019, Indonesia merupakan eksportir biji kopi pertama ke Mesir, dengan pangsa pasar 61,74%, dan tren pertumbuhan dari 2015 hingga 2019 sebesar 16,73%. Pada 2019, impor biji kopi Indonesia oleh Mesir mencapai 5,951 juta dollar AS. Dibandingkan dengan nilai 58,171 juta pada tahun 2018, nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,30%.

Kini Expor Kopi Indonesia Telah Kuasai 70% Pasar Mesir

Sekitar 20 tahun lalu, di Mesir, kopi Indonesia masih belum dikenal. Saat ini produksi pabrik kopi di Indonesia mendominasi pasar Mesir, dan volume ekspor Indonesia sudah mencapai 70% dari kopi yang diserap pasar Mesir. KBRI Kairo dan Kementerian Perdagangan Indonesia mengadakan makan siang dan pertemuan bisnis dengan jurnalis dan pengusaha Mesir di Hotel Four Seasons di Mesir.

Shahin menuturkan, setelah pertama kali mengunjungi Indonesia sekitar 20 tahun lalu, ia jatuh hati pada kopi Indonesia. Menurut dia, 12.000-15.000 ton kopi diimpor dari Indonesia setiap tahun. Sebelumnya, Mesir mengimpor kopi dari berbagai negara termasuk Brazil, Vietnam, dan Turki.

Setelah mendapat konfirmasi dari Antara, Komisioner Perdagangan KBRI Kairo Feitnayetti Winnako membenarkan keterangan Sahin tersebut. Ia mengatakan: “Dalam beberapa tahun terakhir, kopi Indonesia menduduki peringkat pertama dalam daftar impor Mesir.” Feitnayetti mencontohkan, dari Januari hingga November 2013, ekspor kopi Indonesia mencapai 32 juta dolar AS, di mana impor kopi Mesir sebesar 32 juta dolar AS, menyumbang 71% pangsa pasar negara-negara piramida itu.

Namun, impor kopi Mesir dari Indonesia sejak Januari hingga November 2013 turun 9,43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (tercatat sebesar 35,32 juta dolar AS). Selain Shaheen, beberapa pengusaha Mesir yang berbisnis dengan Indonesia juga memberikan surat rekomendasi yang umumnya memuji kualitas produk perdagangan Indonesia. Mohamed Abdel RAhman Barakah (Mohamed Abdel RAhman Barakah), Ketua Asosiasi Pengusaha Mesir-Indonesia, mengajak para pengusaha Mesir bekerjasama dengan mitra bisnis Indonesia untuk mempererat kerja sama perdagangan kedua negara.

Baca Juga : Kota Industri Ternama Yang Berada Di Pulau Jawa

Pada kesempatan yang sama, Dubes RI untuk Mesir Nulfaizi Suwandi mengingatkan para pengusaha Mesir untuk berhati-hati dalam mengumpulkan informasi bisnis melalui internet, karena banyak informasi yang tidak masuk akal. Di sisi lain, pakar dari Departemen Perdagangan Irnawati Kementerian Perdagangan memberikan hak promosi ekspor kepada pengusaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjelaskan perkembangan terkini peluang perdagangan Indonesia pada pertemuan bisnis.

Inawati menjelaskan, di bidang kerja sama perdagangan Indonesia-Mesir, total volume perdagangan kedua negara dari Januari hingga November 2013 mencapai US $ 1,1 miliar, turun 5,5% dari periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, ekspor nonmigas ke Mesir dari Januari hingga November 2013 mencapai US $ 993,4 juta, meningkat 3,1% dari US $ 963,4 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan dari Januari hingga November 2013, impor Indonesia dari Mesir mencapai US $ 114,2 juta, turun 45,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US $ 209,2 juta.