Bajaj Di Mesir Dalam Kenangan

Bajaj Di Mesir Dalam Kenangan – Bajaj menjadi salah satu alat transportasi di mesir yang cukup memberikan citra untuk mesir. Citra yang dimunculkan oleh bajaj di jalanan di kota kairo merupakan citra yang kuno. Meskipun bajaj dianggap sebagai salah satu jenis kendaraan yang memang cukup aman untuk dikendarai serta bisa diajak untuk bermanuver, namun pada kenyataanya kehadiran bajaj membuat keindahan kota kairo menjadi berkurang. Kebijakan pemerintah mesir untuk memusnahkan bajaj dari jalanan di seluruh penjuru mesir memberikan dampak yang diharapkan dapat membuat citra positif untuk kota kairo dan juga mesir pada umumnya. Citra yang diharapkan adalah mesir menjadi negara yang indah.

Selama lebih dari 20 tahun bajaj menjadi sarana transportasi yang mampu menguasai jalanan di kota kairo. Sebagai penguasa jalanan, tentu saja jumlahnya cukup banyak. Kebijakan untuk memodernisasi mesir dengan meniadakan bajaj cukup mendapatkan penentangan yang kuat. Akan tetapi sebenarnya proses perencanaan untuk memusnahkan bajaj sudah direncanakan sejak 5 tahun terakhir. Pemikiran pemusnahan serta modernisasi kota kairo sudah dipikirkan lebih dari 5 tahun untuk merencanakan era modernisasi kota kairo secara keseluruhan. Pemerintah kairo tidak serta merta melakukan pemusnahan bajaj dari jalanan tanpa adanya solusi yang pasti. Namun pemerintah memberikan solusi bagi seluruh pengemudi bajaj untuk segera memusnahkan bajajnya dan menggantinya dengan minivan.

Kebijakan yang ditujukan kepada seluruh pemilik bajaj dengan menggantinya dengan fasilitas pinjaman yang harus digunakan untuk melakukan pembelian minivan. Fasilitas pinjaman yang diberikan oleh perusahaan tersebut dimaksudkan bahwa agar seluruh supir bajaj tertarik untuk menghancurkan bajaj yang dimilikinya dan sesegera mungkin mengganti dengan minivan yang akan digunakan untuk transportasi publik. Pinjaman ini nantinya harus dikembalikan oleh supir bajaj dengan cara mencicil. Cara ini dianggap sebagai salah satu cara yang cukup ampuh untuk memberikan ketertarikan kepada para supir bajaj untuk mengganti moda transportasi yang dimilikinya menjadi sebuah minivan. Kendaraan yang lebih ramah lingkungan serta lebih indah untuk dipandang menjadi sebuah kebijakan yang pasti ingin diperoleh pemerintah kota kairo.

Apabila supir bajaj tidak bersedia menukar dan menghancurkan bajaj yang dimilikinya, maka supir bajaj tersebut akan dikenai sanksi yang tegas. Yakni berupa denda yang akan dikenakan kepada supir bajaj siapa saja yang tidak memiliki keinginan untuk menukarkan bajaj yang dimilikinya dengan menggunakan minivan sebagai moda transportasi umum yang akan digunakan di jalanan. Rencana ini harus berjalan sesegera mungkin untuk memperbaiki citra mesir menjadi negara yang lebih modern dan juga negara dengan pemandangan yang lebih indah untuk dipandang mata. Itulah sebabnya mengapa kebijakan seperti ini dirasakan wajib diambil untuk merubah mesir menjadi sebuah negara yang lebih ramah dan lebih modern bagi semua orang.

[wpspw_post show_full_content=”true”]