Penasihat Keamanan Nasional Bertemu Dengan Kepala Intelijen Mesir di Kairo

Berita Informasi Kairo

Penasihat Keamanan Nasional Bertemu Dengan Kepala Intelijen Mesir di Kairo – Eyal Hulata serta Meir Ben- Shabbat dikabarkan bersandar dengan Abbas Kamel buat mangulas menjaga penghentian senjata Gaza yang ditengahi lebih dari 2 bulan kemudian oleh Mesir Kepala Badan Keamanan Nasional yang masuk serta pergi dikabarkan melaksanakan ekspedisi ke Kairo pada hari Minggu di mana mereka berjumpa dengan kepala intelijen Mesir buat mangulas penguatan penghentian senjata yang lemah antara Israel serta Hamas yang ditengahi oleh Mesir sehabis 11 hari pertempuran pada bulan Mei.

Penasihat Keamanan Nasional Bertemu Dengan Kepala Intelijen Mesir di Kairo

cairoportal.com – Pertemuan yang dikabarkan oleh web informasi Walla antara Meir Ben- Shabbat, Eyal Hulata serta pimpinan Direktorat Intelijen Biasa Mesir Abbas Kamel, terjalin kurang lebih 2 bulan sehabis yang terakhir mendatangi Israel serta berjumpa dengan kesatu menteri Benjamin Netanyahu buat mensupport penghentian senjata.

Baca Juga : Endgame Dari Erdogan dengan Mesir

Hulata diumumkan selaku opsi Kesatu Menteri Naftali Bennett buat kepala Badan Keamanan Nasional bulan kemudian, sembari menunggu persetujuan dewan menteri. Ia terletak di Washington minggu kemudian buat pertemuan dengan administratur tua Biden dalam perencanaan buat kunjungan Bangunan Putih Bennett yang dijadwalkan berjalan dalam sebagian minggu kelak.

Bulan kemudian, seseorang administratur yang bersahabat dengan perundingan tidak langsung antara kedua koyak pihak di Kairo, berkata pada ToI kalau Israel serta Hamas“ di jalur” mengarah putaran kekerasan lain cuma sebagian minggu semenjak luapan terkini di Rute Gaza.

Administratur itu menulis tindakan keras Israel semenjak bentrokan 11 hari Mei vis- a- vis penyeberangan benda Kerem Shalom, di mana cuma keinginan manusiawi yang terbatas, semacam santapan, obat- obatan serta materi bakar, yang diizinkan masuk serta nyaris seluruh ekspor sudah dilarang. Menteri Pertahanan Benny Gantz pula sudah mengetuai kebijaksanaan yang mengkondisikan rehabilitasi Rute Gaza dengan mengembalikan sejodoh masyarakat awam Israel serta jenazah 2 angkatan IDF yang berpulang yang ditahan oleh Hamas.

Administratur yang bersahabat dengan perundingan itu pula menunjuk pada posisi“ berani” Hamas semenjak bentrokan, yang diisyarati oleh pemimpinnya Yahya Sinwar selaku kemenangan atas Israel, sedangkan sokongan khalayak buat aksi Fatah saingan yang dipandu oleh Kepala negara Daulat Palestina Mahmoud Abbas lalu menyusut..

2 kenyataan yang bersaing- Israel yang keras serta Hamas yang dihidupkan kembali- belum jadi tanda- tanda bagus untuk perundingan yang dimediasi Mesir yang diawali bulan kemudian di Kairo, tutur administratur itu.

Mangulas posisi Israel dalam reka ulang Gaza, seseorang administratur tua Israel membenarkan pada ToI minggu kemudian kalau sedangkan player penting dialog di Kairo bisa jadi merupakan Israel serta Hamas, Yerusalem bersikukuh kalau meja negosiasi diperluas buat melingkupi Ramallah.

“ Kita berkata kalau PA butuh jadi bagian dari pertemuan ini… sebab itu merupakan kelompok berimbang,” bantah administratur itu. Israel berambisi pendekatan ini hendak menciptakan Ramallah yang ditugaskan buat megedarkan dorongan manusiawi Qatar di Gaza, tutur administratur itu, sembari membenarkan kalau permasalahan ini lebih terkait pada persetujuan dari Hamas serta Qatar.

Menteri PA Ahmad Majdalani berkata minggu kemudian kalau para administratur di Doha serta Ramallah membenarkan kerangka kegiatan yang besar buat kembali mengirim anggaran Qatar ke Rute Gaza, namun bank- bank Palestina menahan penerapannya.

Baca Juga : Menteri Dalam Negeri Soylu Menghadiri Program Perayaan di RNAK

Semenjak 2018, Qatar sudah membagikan bantuan lebih dari$300 juta ke Gaza, yang diperintah oleh konsumen Hamas Doha. Israel memperbolehkan anggaran itu masuk ke wilayah kantung tepi laut yang diblokade kencang dengan balasan kenyamanan di pinggiran selatannya.

Cetak biru Qatar membiayai materi bakar buat salah satunya generator listrik serta rumah sakit Gaza buat menopang sistem pemeliharaan kesehatan yang cacat di wilayah kantung itu. Mereka pula bawa ratusan juta pembayaran kas pada 100. 000 keluarga miskin Gaza serta karyawan negara Hamas. Qatar kerap menyangkal dakwaan kalau duit itu masuk ke kelompok- kelompok teror di wilayah kantung itu, dengan berkata Israel ketahui gimana duit itu didistribusikan.

Akad tentatif yang dikatakan oleh Majdalani sudah mengakibatkan kebingungan di antara bank- bank Palestina, yang dibilang takut hendak ditampar dengan ganjaran bila duit mereka masuk ke Hamas. Komunitas global beberapa besar memboikot golongan teror serta menangani badan finansial yang menanganinya.

Metode yang bisa jadi buat menanggulangi ganjaran merupakan dengan mengirim duit lewat kantor pos di Rute Gaza, bukan bank, suatu saran yang sudah diteruskan ke administratur PA, pangkal yang mengenali perundingan itu berkata pada The Times of Israel.