Mesir untuk Kali Pertama Telah Lolos Final Di Piala Sudirman

Berita
ligaolahraga.com

Mesir untuk Kali Pertama Telah Lolos Final Di Piala SudirmanMesir lolos ke final Piala Sudirman 2021 untuk pertama kalinya, dan dikatakan siap mengukir sejarah. Piala Sudirman dibagi menjadi dua tahap untuk pertama kalinya. Fase pertama didasarkan pada kualifikasi daratan, dan fase terakhir akan diluncurkan di Suzhou, China akhir tahun ini.

Mesir untuk Kali Pertama Telah Lolos Final Di Piala Sudirman

cairoportal – Mesir terpilih bersumber pada nilai rangking dunia. Mereka jadi regu papan atas dari Afrika. Dari 5 aliansi kontinental, Asia serta Eropa tiap- tiap negara mempunyai 4 jatah, sebaliknya Pan Amerika, Oceania, dan Afrika masing-masing memiliki satu kuota.

Satu tempat disediakan untuk tuan rumah, tempat lain disediakan untuk juara bertahan. 16 posisi lainnya ditetapkan berdasarkan peringkat tim.

Mesir menempati peringkat pertama di Afrika dengan 109.913 poin. Kanada dan Australia juga telah memperoleh sertifikat kualifikasi, menjadi tim teratas di Pan American dan Oceania.

Sedangkan untuk tim Eropa Kontinental, keempat negara telah mengukuhkan posisinya melalui Kejuaraan Beregu Campuran Eropa yang berakhir pada tanggal 20 Februari. Mereka adalah Denmark, Jerman, Rusia, dan Prancis.

Baca Juga : Mesir Hukum Gantung  kepada 11 Terpidana Kasus Pembunuhan

Di Asia, Jepang, Indonesia, Taiwan dan Korea Selatan sudah ditentukan lokasinya. Pada saat yang sama, Malaysia, India, dan Inggris Raya memenuhi syarat berdasarkan peringkat.

Berikut daftar tim yang telah lolos berdasarkan ranking serta pembagian zona mereka :

  1. China (tuan rumah)
  2. Jepang (nomor 1 Asia)
  3. Indonesia (nomor 2 Asia)
  4. Taiwan (3, Asia)
  5. Korea (4, Asia)
  6. Thailand ( Asia)
  7. Denmark (1, Eropa)
  8. Malaysia (ranking dunia)
  9. India (ranking dunia)
  10. Inggris (ranking dunia)
  11. Kanada (Pan Am)
  12. Jerman (2, Eropa)
  13. Rusia (3, Eropa)
  14. Prancis (4, Eropa)
  15. Australia (Oceania)
  16. Mesir (Afrika).

apa itu piala sudirman ?

Piala Sudirman adalah turnamen bulu tangkis internasional yang terdiri dari tim campuran yang memperebutkan tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putri, ganda putra,  dan ganda campuran. Kompetisi ini diadakan tiap dua tahun. Nama Sudirman diambil dari nama mendiang tokoh bulu tangkis Indonesia Dick Sudirman, Dick Sudirman adalah salah satu pendiri PBSI yang juga dikenal sebagai Bapak bulu tangkis Indonesia. Piala Sudirman tidak memenangkan hadiah tersebut. Pemain bersaing hanya untuk mempertahankan nama negara dan mendapatkan poin peringkat BWF.

Sejarah dari piala sudirman

Kejuaraan ini awalnya digagas oleh Indonesia pada tahun 1986. Sepanjang sejarah, hanya tujuh negara yang mencapai semifinal dari semua kejuaraan: Indonesia, Korea Selatan, Inggris Raya, Malaysia, Republik Rakyat Cina, Jepang, dan Denmark.

Dari tanggal 24 hingga 29 Mei 1989, Piala Sudirman pertama diadakan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada kejuaraan kali ini, Indonesia mengalahkan Korea Selatan 3-2 dan berhasil naik pangkat menjadi juara. Itu adalah satu-satunya juara Piala Sudirman yang pernah ada di Indonesia.

Sejak 1991, Piala Sudirman telah memenangkan Korea Selatan dan Republik Rakyat Cina. Korea Selatan menang pada tahun 1991, 1993, 2003 dan 2017, sedangkan Republik Rakyat Cina menang masing-masing pada tahun 1995, 1997, 1999, 2001, 2005, 2007, 2009, 2011, 2013 dan 2013. Menang pada tahun 2015.

Baca Juga : Jalan Cepat: Penafsiran serta Sejarahnya

djarumbadminton.com

Piala dari piala sudirman

Piala Sudirman memiliki tinggi 80 cm, dirancang oleh Rusnadi dari Akademi Seni Rupa ITB, dan terdiri dari lima bagian. Trofi ditutup berupa Candi Borobudur yang merupakan salah satu monumen bersejarah Indonesia. Badan piala berbentuk tanduk (bulu tangkis) berlapis emas 22 karat dan berat 600 gram.

Gagang Holy Grail berbentuk benang sari. Bagian keempat adalah bentuk daun sirih yang menjadi hiasan populer. Bagian kelima adalah alas segi delapan yang melambangkan arah angin jati. Trofi tersebut dibuat oleh PT. Harga Masterix Bandung adalah US $ 15.000 (kurang lebih Rp 27 juta).

apa itu PBSI ?

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) adalah organisasi yang mengatur bulu tangkis di Indonesia. PBSI didirikan di Bandung pada tanggal 5 Mei 1951. Ketua pengurus pertama adalah Rochdi Partaatmadja.

Asal usul PBSI ?

Pada jaman penjajahan, Indonesia memiliki perkumpulan bulutangkis yang beroperasi secara mandiri.Tidak ada tujuan, cita-cita untuk berjuang di negara merdeka, dan memang tidak bisa dibiarkan terus, oleh karena itu suatu organisasi harus bekerja lintas negara dengan tujuan. penyatuan. organisasi

Untuk memulai jalur penyelenggaraan forum, cara yang paling tepat adalah dengan mengundang para pimpinan Tangkisan Perbulu ke sebuah konferensi. Saat itu, komunikasi dari satu daerah ke daerah lain cukup sulit. Satu-satunya yang bisa dimanfaatkan adalah lingkungan Pulau Jawa. Ini juga bisa diambil setelah terbentuknya PORI (Persatuan Olahraga Republik Indonesia).

Upaya yang dilakukan oleh Soedirman dan kawan-kawan melalui perantara surat ternyata membuahkan hasil dengan mengundang mereka untuk mendirikan PBSI. Oleh karena itu, pada konferensi yang diadakan di Bandung pada tanggal 5 Mei 1951, lahirlah PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia), dan konferensi tersebut tercatat sebagai kongres pertama PBSI. Ketua A. Rochdi Partaatmadja, Ketua pertama Dick Sudirman, Ketua II: Tri Tjondrokoesoemo, Sekretaris I: Emir, Sekretaris II: E. Soemantri, Direktur Keuangan I: Raheem, Direktur Keuangan II: Liem Soei Liong.

Pengurus berpindah kepusat, daerah dan provini akan mengikuti cabang. Yang berubah menjadi pengurus di daerah masing-masing. Dan pengurus kota setempat.

Fungsi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia)

Upaya yang dilakukan oleh Soedirman dan kawan-kawan melalui perantara surat ternyata membuahkan hasil dengan mengundang mereka untuk mendirikan PBSI. Oleh karena itu, pada konferensi yang diadakan di Bandung pada tanggal 5 Mei 1951, lahirlah PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia), dan konferensi tersebut tercatat sebagai kongres pertama PBSI. Ketua A. Rochdi Partaatmadja, Ketua pertama Dick Sudirman, Ketua II: Tri Tjondrokoesoemo, Sekretaris I: Emir, Sekretaris II: E. Soemantri, Direktur Keuangan I: Raheem, Direktur Keuangan II: Liem Soei Liong.

Kejuaraan Dunia BWF atau Kejuaraan Dunia Bulutangkis adalah turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk mengidentifikasi pemain bulu tangkis terbaik di dunia. Kompetisi dimulai pada tahun 1977 dan diadakan setiap tiga tahun sekali sejak tahun 1983. Namun, IBF masih kesulitan untuk menggelar dua turnamen pertama karena Komite Bulutangkis Dunia (yang akhirnya bergabung dengan IBF sebagai satu tim) memenangkan kejuaraan serupa setahun kemudian dan mengikuti Kejuaraan Dunia 1977 untuk tujuan yang sama.

Sejak tahun 1985, kejuaraan ini diadakan setiap dua tahun, dan atlet tidak mengikuti kompetisi setiap dua tahun hingga tahun 2005. Akhirnya BWF memutuskan bahwa sejak tahun 2006, turnamen ini akan menjadi event tahunan dalam kalender BWF, yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sangat besar bagi setiap pemain untuk memenangkan gelar Kejuaraan Bulutangkis Dunia. Namun, Kejuaraan Dunia akan diadakan di tahun keempat setelah tiga tahun untuk Olimpiade.