Lebanon Menangkap 3 Tersangka Mesir dalam Kasus Pemerkosaan Kelompok Kairo

Lebanon Menangkap 3 Tersangka Mesir dalam Kasus Pemerkosaan Kelompok Kairo

Lebanon Menangkap 3 Tersangka Mesir dalam Kasus Pemerkosaan Kelompok Kairo – Dilaporkan, pada Sabtu malam, 29 Agustus tiga pria buronan asal kota Mesir ditangkap oleh pasukan keamanan Lebanon lantaran tuduhan kasus pemerkosaan yang dilakukan secara berkelompok di sebuah hotel mewah enam tahun lalu di Kairo. Penangkapan ketiga pria ini dilakukan atas permintaan kepolisian Mesir terhadap polisi Lebanon. Pejabat keamanan Lebanon menjelaskan bahwasanya ketiga pelaku kejahatan pemerkosaan tersebut akan segera dideportasi dari Lebanon ke negara asalnya dengan mengikuti prosedur hukum dan administrasi setempat.

Kasus kejadian pelecehan seksual ini terjadi 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2014 di salah satu hotel bintang lima di Kairo, Mesir. Walau terjadi pada 6 tahun lalu, namun kasus ini kembali mencuat pada bulan Juli 2020 lantara ramai diserukannya tagar #MeToo sebagai kampanye yang dilakukan untuk memerangi tindak kekerasan seksual yang kerap terjadi di Mesir.
Penetapan sembilan tersangka yang berusia rata-rata 30 tahunan ini sudah dilakukan pekan lalu oleh jaksa penuntut umum Mesir. Setelah berita seputar penetapan tersangka ini menyebar ke seluruh penjuru Mesir per Juli 2020, tujuh dari sembilan tersangka bergegas meninggalkan Mesir. Padahal pemerintah Mesir setempat telah menyebarkan foto wajah pelaku ke seluruh masyarakat. setidaknya sejumlah lima tersangka melarikan diri menuju Lebanon. Setelah melakukan kerjasama dengan petugas keamanan Lebanon, tiga pelaku berhasil dibekuk di desa Fatqa, Utara Beirut dan kedua tersangka lainnya diduga telah kabur meninggalkan Lebanon.

Di Mesir, penangkapan dua orang tersangka berhasil dilakukan. Satu diantara pelaku ditangkap basah ketika sedang melancarkan aksi melarikan diri ke luar negeri. Sejauh ini pejabat kemanan Mesir telah berhasil menangkap total lima orang tersangka dari total keseluruhan sembilan. Keempat tersangka masih dalam proses pencarian.
Penyelidikan kasus pemerkosaan ini mulai dibuka pada pekan lalu oleh Kepala Jaksa penuntut umum Mesir. Proses penangkapan kemudian mulai dilakukan setelah sah dikeluarkannya surat penangkapan oleh Jaksa Agung Hamada el- Sawy. Melalui akun sosial media, banyak dikabarkan jika enam dari kesembilan tersangka adalah pemuda dari latar belakang keluarga kaya dan berpenharuh.

Kejadian ini berawal ketika para pemuda tersebut tengah melaksanakan party yang dilakukan di Fairmont Nile City Hotel bintang lima. Saat dilakukan penyelidikan, pihak hotel mengaku tidak pernah menerima laporan seputar kasus pemerkosaan berkelompok ini.

– Kekerasan Seksual di Mesir
Mesir memang terkenal dengan tingginya angka kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan. Bahkan menurut salah satu penelitian yang dilakuakn pada tahun 2013 dilaporkan sekitar 99 persen perempuan di Mesir pernah mengalami pelecehan seksual, baik secara verbal maupun non verbal. Kenyataan ini sungguh miris mengingat keberadaan wanita Mesir yang mengaku sering merasa tidak aman terutama saat bepergian sendiri. Hal ini lantaran kerapnya terjadi kasus-kasus pelecehan seksual, baik yang terlapor maupun tidak.

Tagar #MeToo sebagai upaya mengkampanyekan penolakan tindakan-tindakan pelecehan seksual memang sedang ramai digencarkan akhir-akhir ini. upaya ini semakin diperkuat dengan dukungan komunitas Dewan Wanita Mesir yang turut memperjuangkan hak-hak wanita sebagai warga negara.

Pemerkosaan merupakan salah satu tindakan pidana yang paling banyak ditemui di Mesir. Kebanyakan para korban bahkan tidak melapor ke petugas kemanan setempat dikarenakan takut mendapati sanksi-sanksi sosial seperti penolakan dan tidak diterima secara budaya oleh masyarakat sekitar. Preferensi terhadap para korban kekerasan seksual ini tentu sangat salah. Kejahatan seksual adalah salah satu kejahatan yang mendapat sorotan cukup serius dari PBB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!